Jumat, 26 Juni 2015

Serpihan Hatiku

"Inilah yang ku tahu "

     Ketika rahmat teah dilapangkan namun mengapa hanya dipandang sebelah mata? Bukankah kau yang selalu menuntunku akan kebijakan dan seakan menjadi bina'an untuk kami melalui tuturmu yang arif? Akan tetapi.. kenapa sama sekali kau tak mencerminkan sesosok pm*mpn? Kau memang piawai dalam membelok-belokkan kata,lincah dalam sandiwara.Sia-siakah lantunan yang selalu kusampaian untukmu kepada-Nya? Ku merasa malu jika yang kusandarkan tidak akan berubah. Bukan tuk jadi siapa-siapa,hanya berharap menjadi yang terbaik untuk kita. Dan bukankah suara diluaran sana sudah mengabarkanmu? Entah sekedar gunjingan lidah tak bertulang,apa memang apa adanya darimu. Kalau seperti itu, kiranya tak kan ada lagi permintaan yang sejuk untukmu pada-Nya jikalau sampai sekarang tak jua sampai. Percuma dan tak guna !
     Sedih,kecewa,dan rendah semangat bila terus-terusan melihat cerminan yang seperti itu :( . Do'aku selalu yang terbaik untukmu. Karena ku menyadari jua hingga detik ini tiada yang aku berikan untukmu. Dan ku baru menepi saja :( . Ma'af saya ucapkan,memang banyak kekurangan dari saya. Tapi apa daya,kini saya enggan tuk memanjatkan lagi kepadanya. Harapan memang ingin selalu diberkahi dalam langkah usahamu. Semoga saja kau tetap menjadi pelopor yang baik dan bijak. Entah sampai kapan itu kelak akan terwujud -_-




TUHAN KU MOHON KEBESARANMU UNTUK DIA.... SEBAB AKU HANYA BISA DIAM DAN MENGADU PADAMU :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan bijak. Terimakasih :-)