Rabu, 10 September 2014

Cerpen " Angsa Cantik"

Angsa Cantik

   Terlahir seorang anak putri sulung yang sangat disayang oleh neneknya. Berbalut kasih yang begitu mendalam hingga kemanapun sang nenek akan pergi selalu dipangkuannya. Mengingat impian yang sejak lama untuk mempunyai seorang anak perempuan,kini baru terwujud dari pernikahan putra bungsunya Yanto yang memperistri gadis cantik di desanya, dia bernama Kina.
   Sepulang dari nenek berjualan, nasib tak bertanda menghantam nenek yang saat menyebrang di jalan raya. Keduanya terlempar berjauhan. Akibatnya kini sang Nenek kritis dan dinyatakan terkena strukoleh Dokter. Pasca terjadinya kecelakaan kini sang Nenek hanya bisa berbaring di tempat tidur, namun tak lupa dengan peri kecilnya ia dekap. Tiada luka oleh cucunya,banyak orang mengira anak tersebut "Ajaib", ada pula yang mengatakan kejadian itu "Mukjizat".
   Hari-hari berlalu masa senja sang Nenek kian berangsur. Mimpi dari sang istri putra bungsunya menjadi petunjuk. Hembusan nafas terakhir saat bersama peri kecilnya menjadi masa akhirnya. Tangis duka menyelimuti Yanto dan Kina.Tersimpan cincin tua bernilai tinggi,dan emas batangan menjadi wasiat untuk masa depan Miea si peri kecilnya.
   Duka berlalu, pesan menjadi teguran untuk pasangan ini agar menjaga peri kecil ibunya. Besar Miea terlahir seperti julukan neneknya. Miea sangat anggun,periang,patuh dan juga cerdas. Namun ada juga rintangan bagi bapak dan ibunya .Setiap beberapa hari Miea selalu menanyakan "Angsa Cantik"milik Neneknya itu. Padahal anak ini ditinggalkan oleh Neneknya kala ia masih balita dan hal tersebut tak ternalar oleh kedua orang tuanya.
   17 tahun peri kecil dewasa,dan bercerita kepada kedua orang tuanya "Ayah,ibu... Kenapa Angsa Cantik tidak pernah kutemui ketika aku ingin melihatnya"? Kemudian ayahnya menjawab " Nak,Angsa Cantik itu siapa sih,kenapa kamu selalu menanyakannya?" "Begini pak,buk.Sebenarnya saya itu sering bermimpi bersama Angsa yang cantik sekali,diatas kepalanya terdapat cincin yang bersinar dan Angsa itu selalu muncul ketika saya tidur di kamar yang sekarang ditempati sama bibi. " jawab Miea. Lalu ibu menjawab "Yang benar nak? jangan ngomong aneh-aneh ibu jadi takut." kemudian Yanto berbisik dengan Kina istrinya "Bu,bagaimana jika nanti malam kita coba tidur di kamar itu" dan ibu menyangupinya.
   Malampun tiba,Miea si peri kecil Neneknya telah tertidur pulas. Yanto bersama istrinya meranjak menuju ke kronologis cerita impi putrinya itu. Dengan sekelumit pertanyaan yang menggebu di dalam hati pasangan ini,berharap semua kan terjawb. Dan dikeesokan harinya Yanto dan Kina saling mengadu mimpi semalamnya bahwa ibunya yang kini telah tiada,namun kasih sayang terhadap peri kecilnya tak mengenal waktu walaupun berbeda alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan bijak. Terimakasih :-)