Belum saatnya
Karena keadaan itu
Paksakanmu untuk menuju
Sempitnya pilihan
Kau rebahkan sandiwara
Tak kau berikan tanda
Andaikan kita tahu
Tetap kau jelih menutupi
Tetap tak terbaca kami
Kau belum pantas
auramu yang mungil
Namun terburu bara
Olehnya anugerah
Baru sebentar kita ukir
Belum ke titik
Tak ada pesan
langkahmu terakhir meninggalkan
Didalam memori rapat rapat
Tersimpan oleh kita
Senin harimu terakhir
jejak kakimu menepak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan baik dan bijak. Terimakasih :-)